Dewan Persusuan Nasional: Usaha Sapi Perah Dapat Atasi Dampak Corona
Indoagribiz – Ketua Dewan Persusuan Nasional Teguh Boediyana menilai
pengembangan usaha sapi perah rakyat dapat dijadikan salah satu sektor
untuk ikut mengatasi dampak COVID-19 di mana terjadi banyak PHK dan
meningkatnya pengangguran di pedesaan.
Dalam peringatan Hari Susu Nusantara pada 1 Juni ini, Dewan Persusuan
Nasional menyatakan momen ini dapat memacu perkembangan dan
pertumbuhan persusuan nasional khususnya yang berbasis usaha
peternakan sapi perah rakyat.
“Peringatan Hari Susu Nusantara saat ini masih sangat relevan
mengingat bahwa persusuan yang berbasis usaha peternakan sapi perah
rakyat masih sangat jauh seperti yang diharapkan untuk memberikan
kontribusi kepada perekonomian nasional ataupun pemenuhan kebutuhan
susu segar sebagai sumber protein hewani,” kata Teguh dalam keterangan
tertulis di Jakarta, Sabtu (27/6).
Teguh menjelaskan sampai saat ini, produksi susu segar hanya mampu
memenuhi kurang dari 20 persen dari kebutuhan nasional dan masih
bergantung pemasaran kepada industri pengolahan susu. Dalam kurun
waktu hampir dua puluh tahun, produksi susu segar stagnan tidak ada
pertumbuhan yang signifikan.
Dalam konteks peringatan Hari Susu Nusantara ini, Dewan Persusuan
Nasional ((DPN) meminta kepada Pemerintah untuk memberikan perhatian
yang serius kepada pengembangan usaha peternakan sapi perah rakyat dan
menjadikan sebagai keputusan politik yang diwujudkan dalam peraturan
perundangan dengan dukungan APBN.
Kemudian, Presiden juga dapat menerbitkan payung hukum berupa Inpres
atau Perpres untuk menggantikan Inpres No. 2/1985 tentang Pengembangan
Persusuan Nasional yang dicabut di tahun 1998.
Peraturan tersebut dicabut karena dianggap bertentangan dengan
butir-butir Letter of Intent (LOI) antara IMF dengan Pemerintah
Indonesia. Payung hukum ini diyakini dapat menjadi faktor percepatan
pertumbuhan usaha peternakan sapi perah rakyat melalui wadah koperasi.
Pemerintah juga diharapkan segera menetapkan Program Susu untuk Anak
Sekolah yang berbasis susu segar dalam negeri (SSDN) yang akan
meningkatkan kualitas sumber daya manusia juga dapat meningkatkan
imunitas tubuh dari berbagai penyakit termasuk COVID-19, serta
merangsang peningkatan perkembangan peternakan sapi perah di dalam
negeri.
Dewan Persusuan Nasional mengharapkan bahwa Hari Susu Nusantara dapat
dijadikan tonggak untuk melakukan evaluasi perkembangan persusuan
nasional yang telah dilakukan pemerintah maupun pemangku kepentingan
lain.