INDOAGRIBIZ–Nilai perikanan budi daya nasional selalu meningkat pesat setiap tahun, sehingga wajar bila berbagai pihak menginginkan pemerintah dapat benar-benar fokus dalam mengembangkan subsektor perikanan budi daya di Tanah Air.

“Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, nilai produksi perikanan budi daya mengalami kenaikan rata-rata per tahun sebesar 19,3 persen,” kata Kepala Pusat Kajian Pembangunan Perikanan dan Peradaban Maritim Suhana, dalam rilis yang diterima, di Jakarta, Selasa (26/12).

Selain itu, Suhana juga menyatakan bahwa neraca perdagangan ekspor perikanan budi daya positif selama tiga tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik juga mencatat pada tahun 2016, nilai ekspor subsektor perikanan budi daya Indonesia mencapai 1,68 miliar dolar AS atau berkontribusi sebesar 40,3 persen terhadap total ekspor produk perikanan atau naik 4,1 persen dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mendorong pemerintah dapat terus meningkatkan produksi budi daya komoditas perikanan, sehingga tidak terlalu bergantung pada perikanan yang ditangkap di lautan. “Dengan adanya pembudidaya kita tidak tergantung dari hasil tangkap,” kata politisi PKB itu pula.

Menurut dia, potensi perikanan budi daya berkali-kali lipat serta kurang berisiko dibanding perikanan tangkap. [moh]