IndoAgribiz(Jakarta). Dalam usaha pasti mengandung resiko, terlebih yang berhubungan dengan makhluk hidup. Kalau selama ini dimasyarakat hanya populer mengasuransikan kendaraan bermotor, kini asuransi untuk ternak juga sudah mulai digarap.

Diprakarsai PT Multi Artha Insurance Brokers (Maibro) bersama PT Santosa Agarindo (Santori)  serta PT Bank Rakyat Indoneia (BRI) perusahaan yang bergerak di pembibitan, penggemukan, pemotongan, hingga pengolahan daging sapi mencoba melakukan kolaborasi melalui program kemitraan penggemukan sapi.

Konsep program kemitraan ini, PT Santosa Agarindo Unit Feedloter Probolinggo menyiapkan sapi-sapi indukan bunting  yang akan dibeli dan dipelihara oleh peternak yang menjadi mitra Santori. Sapi indukan bunting tersebut akan dipelihara hingga melahirkan dan lepas sapi sekitar satu tahun, untuk kemudian  sapi-sapi tersebut akan dibeli kembali oleh Santori berdasarkan ukuran bobotnya.

Keuntungan dari program kemitraan ini, peternak mitra akan memperoleh skema KUR (Kredit Usaha Rakyat) untuk pembiayaan ternaknya dari  BRI, tak sampai disitu untuk memproteksi  kemitraan ini  Maibro memberikan skema asuransi untuk ternak yang dipelihara peternak mitra.

”Untuk meminimalisisr resiko di tingkat peternak mitra, sapi-sapi yang memenuhi syarat  akan diasuransikan  melalui program asuransi ternak sapi (ATS) baik indukan maupun anak yang dilahirkan,” ujar Presiden Direktur PT Multi Artha Insurance Brokers, Andjar R. Soewarno. Ia berharap Maibro dapat membantu  mengurangi resiko peternak dengan  adanya ATS ini. Peternak pun akan merasa lebih aman dan tenang menjalankan usaha ini. Pihak Santori juga memberikan pendampingan guna menunjang keberhasilan program kemitraan ini.