Bumdes siap serap produksi petani desa.

INDOAGRIBIZ–Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) perlu diperkuat perannya agar dapat menyerap hasil produksi seperti produksi pertanian yang ada di desa-desa.

“Kita perkuat BUMDES, dia menjadi sentra penjualan kebutuhan di desa, begitu juga sebaliknya untuk menyerap hasil produksi desa,” kata Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dalam rilis, Senin (25/9).

Menurut politisi PKB itu, penguatan BUMDES untuk menyerap hasil produksi juga perlu dilakukan dengan meningkatkan kemitraan yang luas dengan pelaku pasar. Dengan demikian, lanjut dia, maka ke depannya juga akan benar-benar menjadi produktif dalam menopang perekonomian desa.

Menteri Eko juga menyayangkan bila hanya bangunannya saja yang terlihat luas, namun peran badan usaha tersebut tidak bisa untuk menjadi fondasi perekonomian dari desa.

Sebelumnya, Menteri Eko Putro Sandjojo juga menginginkan masyarakat ikut mengawasi penggunaan dana desa yang merupakan salah satu program andalan pemerintah. “Dana Desa yang kami salurkan ke setiap desa dari APBN jumlahnya dan penggunaannya pun harus diketahui oleh warga untuk mengantisipasi terjadinya penyelewengan. Maka dari itu, masyarakat pun harus ikut mengawasi dalam hal pemanfaatannya,” kata Eko Putro.

Ia juga mengatakan bahwa tahun ini pemerintah mengucurkan anggaran untuk Dana Desa tersebut sebesar Rp60 triliun atau masing-masing desa di Indonesia mendapatkan bantuan sebesar Rp800 juta.

Eko Putro menginginkan warga bisa melaporkan jika ternyata ditemukan penggunaan Dana Desa di daerahnya diselewengkan, dengan menghubungi Satgas Desa dan menelepon ke 1500040. Selain itu, ujar dia, kepala desa pun jangan takut jika ada upaya kriminalisasi juga bisa melaporkan ke nomor hotline tersebut dan dalam waktu 2×24 jam maka akan ada tim yang turun.

“Kami pun akan melindungi setiap kades jika ada yang berupaya mengkriminalisasikannya asalkan dalam memanfaatkan Dana Desa tersebut sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah yang sudah ditetapkan,” papar dia.

Menteri Eko memaparkan, pemberian Dana Desa yang disalurkan tersebut harus digunakan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti membangun BUMDes, embung, sarana olah raga dan Program Unggulan Kawasan Pedesaan (Prukades). Kemdes, lanjut dia, akan mengevaluasi angka penyerapan dan pemanfaatan program itu untuk meminimalisasikan adanya penyelewengan. [MOH]

foto : desapagerandong