Mentan Amran : Jadikan Tanah Toraja Wilayah Kopi

INDOAGRIBIZ(Tana Toraja) – Kopi menjadi salah satu komoditas yang digemari di mancanegara. Utamanya kopi asal Indonesia telah punya tempat tersendiri.

Nama berbagai jenis kopi Indonesia sudah sangat familiar di mancanegara diantaranya kopi robusta dan arabika. Tana Toraja, kabupaten yang berada di dataran tinggi Sulawesi Selatan ini begitu terkenal dengan kopinya yakni jenis kopi toraja atau lebih tepatnya arabika toraja. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang berkunjung ke Kabupaten Tana Toraja melihat ini sebagai potensi besar untuk meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut melalui bidang pertanian, serta juga kakao.

Dalam pertemuan singkat dengan warga masyarakat Tana Toraja, Amran menegaskan komitmennya untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai wilayah kopi.”Kami ingin jadikan kabupaten ini (Tana Toraja dan Toraja Utara) kabupaten kopi,” jelas Amran dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian, Jumat (27/4).

Sebagi tindak lanjut, untuk wilayah Provinsi Sulawesi Selatan sendiri diberikan sekitar 4 juta batang bibit tanaman perkebunan atau tepatnya 4.033.850 batang bibit yang terdiri dari : (1) Kopi 1.680.000 batang, (2) Kakao 1.430.000 batang, (3) Lada 510.000 batang, (4) Pala 150.000 batang, (5) Cengkeh 175.000. Untuk kopi, Kabupaten Tana Toraja sendiri mendapatkan 500.000 bantang bibit. Sama juga seperti Kabupaten Toraja Utara.

Produksi benih bantuan komoditas ini dilaksanakan bertahap karena proses produksi benih ini menggunakan teknologi yang mampu menghasilkan tanaman dalam umur produksi lebih cepat melalui teknologi sambung pucuk seperti komoditas kakao. Untuk saat ini, rata-rata produktifitas tanaman kopi di Indonesia hanya mencapai kurang lebih 600 kg/ha/ton. Dukungan pemerintah terutama dalam hal bibit dan pendampingan diharapkan mampu mendongkrak produktifitas ke angka 3-4 ton/ha /tahun.

“Kita menjadikan kopi menjadi unggulan Tator bahkan dunia sudah mengenal kopi Tator. Kita dorong seterusnya,” terang Amran. (ds)

(Sumber foto : laman Kementan)