Peningkatan PNBP untuk Sejahterakan Nelayan

Garut (Indoagribiz) –Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) komitmen untuk mendorong peningkatakan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sub sektor perikanan tangkap. Semakin besar kontribusi PNBP perikanan tangkap terhadap pendapatan negara, semakin terbuka besar pula ruang pembiayaan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

Direktur Perizinan dan Kenelayanan Ridwan Mulyana menegaskan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) subsektor perikanan tangkap bertujuan untuk mensejahterakan nelayan.

“ Kontribusi PNBP perikanan tangkap juga bertujuan untuk peningkatan kesejahteraan nelayan sebagai pelaku utama di sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya, saat berdialog dengan nelayan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat(4/6).

KKP yang kini dinakhodai Menteri Sakti Wahyu Trenggono menargetkan PNBP menuju Rp 12 triliun pada tahun 2024. Target itu naik jika dibandingkan pada tahun 2020 yang hanya sekitar Rp 600 miliar. Salah satu upayanya dengan mekanisme pasca produksi.

“Saat ini pemerintah tengah menghamornisasikan berbagai kebijakan pengelolaan perikanan tangkap agar dapat berkontribusi pada peningkatan PNBP tersebut yang menjadi program terobosan prioritas KKP,” paparnya.

Kebijakan yang semula menjadi hambatan di lapangan diubah sesuai amanat Undang-Undang Cipta Kerja. Perizinan perikanan tangkap dituntut untuk berkontribusi pada iklim investasi yang semakin baik dan efisien dengan penyederhanaan regulasi.

Di lokasi yang sama, anggota Komisi IV DPR RI Haerudin menyatakan, dukungannya kepada KKP. Sinergi dengan berbagai pihak harus ditingkatkan guna membangun sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju.

“Kegiatan Bakti Nelayan ini merupakan salah satu wadah untuk berdiskusi, mendengarkan aspirasi nelayan, melihat ke lapangan, akan menjadi bekal pemerintah untuk mengambil sebuah kebijakan. Tentu saja tujuan utamanya agar seluruh nelayan Indonesia sejahtera,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia meminta agar para nelayan mendukung dan terlibat aktif berbagai program KKP. Salah satunya dengan mengikuti program asuransi nelayan yang memberikan beragam manfaat. Pada kesempatan Bakti Nelayan di Kabupaten Garut ini KKP juga memberikan 1.000 paket sembako untuk nelayan.  (ind)