Mentan Siapkan 3 Agenda Penanganan Pasca Bencana Sulbar dan Kalsel
Mamuju (Indoagribiz) – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL)
didampingi Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar, memantau langsung
proses penanganan sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban bencana gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (23/1).
Selain itu, Mentan dan jajarannya juga memberikan bantuan untuk korban
banjir di Kalimantan Selatan secara serentak. Menurut Syahrul,
Kementan hadir ditengah masyarakat yang tertimpa musibah sesuai dengan
perintah yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo.
“Saya kesini yang pertama memang ditugaskan oleh Bapak Presiden untuk
meninjau secara langsung saudara-saudara kita di sini, kemudian memang
ini adalah panggilan hati nurani,” tegas Syahrul saat memberikan
sambutan di posko tanggap darurat bencana, di halaman kantor Gubernur
Sulawesi Barat dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian, Senin
(25/1).
Menghadapi musibah di dua propinsi ini, Mentan menyebutkan dirinya
memiliki tiga agenda bantuan bagi daerah tersebut.
Agenda yang pertama disebutkan oleh Mentan Syahrul adalah memastikan
pangan cukup bagi para korban yang mengalami musibah bencana, jangan
sampai urusan pangan bersoal bagi mereka.
“Adapun agenda yang kedua, dalam satu bulan ini saya perintahkan untuk
membuat gugus tugas di lokasi bencana. Jajaran kami akan check dan
lakukan mapping secara langsung potensi pertanian di sini.” katanya.
Sedangkan agenda yang terakhir Mentan Syahrul, menyebutkan momen
musibah yang terjadi di daerah menjadi kesempatan untuk memperbaiki
kembali, unsur-unsur sektor pertanian yang mengalami kekurangan.
“Kita kawal potensi daerah yang punya peluang berkembang. Komoditas
yang bagus potensinya, kita perkuat,” lanjut Syahrul.
Secara khusus bagi para pengungsi di Mamuju, Mentan Syahrul membawa
bantuan berupa obat-obatan, kebutuhan pangan, dan kebutuhan
sehari-hari untuk korban gempa bumi.
Begitu pula di Kalimantan Selatan, Sebanyak 20 unit mobil truk membawa
bantuan berupa sembako, obat-obatan dan kebutuhan lainnya
diberangkatkan ke 10 Kabupaten Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.
Untuk pertanian Kalsel, bantuan diberikan berupa alat mesin pertanian,
benih padi, dan dukungan asuransi pertanian. Kementan ingin bantuan
ini dapat meringankan masyarakat, serta para petani yang sawahnya
terdampak bencana banjir.
Sekretaris Daerah kabupaten Mamuju, Muhammad Idris menyebutkan saat
ini terdapat 89.000 orang pengungsi yang berada di 200 titik
pengungsian, memberi apresiasi perhatian Kementerian Pertanian pada
masyarakat Sulawesi Barat.
Sumber foto : laman resmi Kementerian Pertanian