Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) mengembangkan petani muda yang berjiwa wirausaha atau “enterpreneur” melalui pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya (P4S).

Kepala BPPSDM Pertanian Momon Rusmono di Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa mengatakan, P4S merupakan pelatihan yang dimiliki dan dikelola oleh petani untuk meningkatkan kapasitas SDM petani.

“P4S berperan meningkatkan keterampilan yang dapat digunakan pelatihan, permagangan atau studi banding,” katanya pada Lokakarya Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya yang dikuti oleh 52 P4S yang ada di Jawa Barat, di Balai Besar Pelatihan Pertanian, Lembang, Bandung Barat.

Momon berharap, melalui kegiatan P4S akan terjadi perkembangan pada wirausaha muda dalam pertanian.

“Dari sini kita bisa tumbuh kembangkan Petani muda berjiwa enterpreneur,” ujarnya.

P4S merupakan penyuluh swadaya dari dan oleh petani, tambahnya, oleh karena itu, jika pelatihan dilakukan petani maka akan mudah diduplikasi petani lain, karena keberhasilannya.

“Jika pelatihan dilakukan oleh petani yang berhasil akan mudah direplikasi yang lain, prinsipnya, pelatihan petani itu langsung dilihat, jika berhasil dapat diikuti,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengatakan, karena ada target yang harus dicapai kementerian yang sudah dicanangkan maka harus didukung peningkatan sumber daya manusia.

Menurut dia, untuk mengantisipasi penemuan teknologi pertanian, percepatan tanam, iklim yang berubah harus ada penyesuaian kemampuan terhadap penyuluh, karena penyuluh yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

“Orang berhasil yang memiliki kapasitas, mereka akan jadi panutan, oleh karena itu (petani) harus didorong terus dari segi wawasan keilmuan karena dunia semakin berkembang,” katanya. (BAG)