INDOAGRIBIZ–Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengajak pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) untuk bekerja keras mengentaskan kemiskinan di Indoneisa dan mewujudkan mimpi bersama mewujudkan lumbung pangan dunia 2045.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu memberi makan kepada bangsa Indonesia tanpa impor beras,” tegas Mentan saat menggelar Rapat Pimpinan Lingkup Kementerian Pertanian di Auditorium, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, sebagaimana dikutip laman resmi Kementerian Pertanian, Jumat (15/12).

Mentan mengatakan, Presiden Jokowi berjanji kepada rakyat Indonesia untuk mewujudkan swasembada beras selama 3 tahun, dan hari ini Indonesia tidak impor beras bahkan jagung, bawang merah dan cabai berkat kinerja seluruh pegawai Kementerian Pertanian. “Bawang merah impor pertama tahun 2014, hari ini kita ekspor ke 6 negara, begitupun dengan cabai,“ jelas Mentan.

Dalam kesempatan tersebut Mentan juga menghimbau kepada seluruh jajaran pejabat lingkup Kementan dalam 2 tahun ke depan untuk melakukan hal penting, yaitu mengentaskan kemiskinan di Indonesia sebanyak 27 Juta jiwa, antara lain di desa sebanyak 17 juta dan di kota sebanyak 10 juta jiwa. “Tolong pak Dirjen Komunikasi dengan Menteri Sosial untuk mengentaskan kemiskinan ini, kita sasar di mana mereka berada,” kata Mentan.

Mentan menambahkan bahwa harga kebutuhan masyarakat tahun 2017 juga relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal inilah yang membedakan tahun ini, bahwa stabilitas harga bisa terwujud tanpa mengimpor empat komoditas strategis, yaitu beras, bawang merah, jagung, dan cabai.

“Selama tiga tahun kinerja Kementan kita sudah menyelesaikan 4 komoditas pokok, ini berkat kerjasa kita semua, untuk bawang merah bahkan kita sudah ekspor ke beberapa negara, sementara jagung, dan juga cabai segar stabil harganya bahkan kita juga telah ekspor, “ ungkap Mentan. [moh]