Benih dan Alsintan Tersedia, Lahan Food Estate di Pulang Pisau Segera Digarap
Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana
Pertanian (PSP) bergerak cepat untuk memaksimalkan program Food Estate
di Kalimantan Tengah. Dengan dukungan benih juga alat dan mesin
pertanian (alsintan) dari Ditjen PSP, penanaman mulai dilakukan di
Kabupaten Pulang Pisau.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, mengatakan Food Estate adalah
program pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.“Food
Estate ini bukan program sembarangan. Tetapi, merupakan upaya serius
dari pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena
itu, program Food Estate melibatkan sejumlah kementerian,” terang
Mentan SYL, dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian, Sabtu
(12/9).
Sementara Dirjen PSP Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan
program Food Estate akan digarap secara bertahap dan dimulai dari
Kabupaten Pulang Pisau.“Rangkaian pembangunan pertanian di lokasi Food
Estate diawali dari Kabupaten Pulang Pisau yang melakukan penanaman
mulai bulan ini. Pada tahap awal, pertanaman di Kabupaten Pulang Pisau
akan dilakukan pada lahan seluas 1.921 hektare (ha),” tuturnya.
Menurut Sarwo Edhy, di tahun 2020 ini target pengolahan lahan di
Kabupaten Pulang Pisau seluas 10.000 ha. Selain seluas 1.921 ha di
bulan September, rencana tanam juga akan dilakukan pada Oktober dengan
target 4.621 ha, dan November 3.458 ha.
Untuk Kabupaten Pulang Pisau hingga 7 September 2020 telah selesai
olah tanah untuk lahan seluas 1.474 ha dan salur benih untuk 1.921 Ha
yang tersebar di 5 kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau yang menjadi
lokasi food estate.
Untuk memaksimalkan kinerja petani di lapangan, Ditjen PSP pun telah
menyalurkan bantuan alsintan berupa Traktor Roda 2 sebanyak 234 unit
dengan rincian Eksisting sebanyak 84 unit dan tambahan baru 150 unit.
Ada juga Traktor Roda 4 sebanyak 111 unit dengan rincian eksisting
sebanyak 30 unit, dan tambahan baru 81 unit, kemudian pembuatan surjan
dengan Target 1.921 ha dan telah selesai 80 ha.
Diterangkan Sarwo Edhy, untuk target tanam di Kabupaten Kapuas akan
dilakukan pada Oktober 2020 dengan target 9.541 ha, dan November
10.459 ha.
Di Kapuas, alsintan yang disediakan adalah Traktor Roda 2 sebanyak 680
unit dengan rincian eksisting sebanyak 530 unit, dan tambahan baru
sebanyak 150 unit, dan Traktor Roda 4 sebanyak 161 unit, eksisting 14
unit, dan tambahan baru 147 unit. Sementara pembuatan surjan
ditargetkan 200 ha.
“Untuk Kabupaten Kapuas, benih akan didistribusikan saat mendekati
rencana tanam, atau sekitar Oktober nanti. Di Kapuas, kendala yang
kita temui adalah pada umumnya IP masih 100. Ini coba akan kita
tingkatkan agar produksi juga meningkat,” katanya.
Sumber foto : laman resmi Kementerian Pertanian