HKTI Dukung Kerja Mentan Capai Kedaulatan Pangan
Indoagribiz – Setelah berjalan dengan idealisme masing-masing, kini
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) berjalan beriringan mendukung
kedaulatan pangan bangsa Indonesia dengan dirjen yang dipimpin oleh
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, mengatakan HKTI bersama
Fadzli Zon sepakat untuk bersatu-padu membangun pertanian Indonesia
yang semakin kokoh, dan memikirkan petani Indonesia.
“Kami melaporkan ke Menteri Pertanian atas perkembangan kondisi
terakhir HKTI, dan kami bersepakat dengan Pak Fadli Zon untuk
bersatu-padu membangun petani dan pertanian Indonesia yang semakin
kokoh, dan betul-betul memikirkan petani dan pertanian Indonesia,”
kata Moeldoko saat menghadiri pertemuan bersama para pimpinan HKTI di
Ruang Kerja Menteri Pertanian, Kantor Pusat Kementan, dikutip dari
laman resmi Kementerian Pertanian, Kamis (18/6).
Moeldoko menerangkan dibawah arahan Mentan bersama sama membangun
sinergi serta terlibat secara langsung, sehingga kehadiran KHTI
memberikan nilai tambah bagi petani dan pertanian Indonesia.
Selain itu, HKTI juga akan memperkuat sinergi guna memikirkan
langkah-langkah strategis untuk membangun petani dan pertanian
Indonesia.
“Dalam diskusi tadi, ada 3 sampai 5 bulan ke depan kita bersama
mengambil langkah-langkah konkrit di lapangan, apa yang akan dilakukan
secara maksimal,” tambahnya.
Sementara Mentan SYL mengungkapkan optimismenya terhadap sinergi HKTI
dapat mendukung perkembangan pertanian Indonesia. Menurutnya,sinergi
antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan HKTI menjadi rahmat bagi
negara, bagi petani, dan juga sesuatu keberuntungan untuk Kementan.
“Karena biar bagaimanapun, Kementerian Pertanian sebagai kementerian
teknis hanya bisa bergerak kalau infrastruktur pertanian hadir
ditengah-tengah kehidupan yang ada. Dan salah satu infrastruktur itu
adalah HKTI,” terang Mentan.
Mentan menambahkan untuk menggerakkan pertanian Indonesia yang kuat,
pertanian harus memiliki social engineering dalam bentuk peranan
fungsional dari HKTI yang diharapkan dapat mendorong akselerasi
kekuatan pangan nasional.
Sementara itu, Fadli Zon mengungkapkan harapannya bahwa HKTI dapat
menyelesaikan dualisme kepemimpinan untuk memajukan pertanian
Indonesia.
“Dengan pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan pertemuan
berikutnya, kita mengakhiri dualisme HKTI selama sepuluh tahun sebagai
stakeholder pertanian,” ucapnya.
Kedepan bisa bekerjasama untuk memajukan sektor pertanian memakmurkan
petani itu pada intinya. Sebagai mitra strategis dari pemerintah,
masalah ini akan selesai kalau ada kerjasama dari semua pihak.
“HKTI sebagai organisasi petani yang menyerap aspirasi semua petani,
kita menjaga pangan kedepan, apalagi ditengah pandemi covid ini,”
tutup Fadli.
Sumber foto : laman resmi Kementerian Pertanian