Jakarta (TROBOS). Penyuluh Perikanan Bantu yang terlibat dalam kegiatan pendampingan memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan selama melaksanakan tugas oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Kemitraan Balai Riset SDM (BRSDM) Kelautan dan Perikanan dengan BPJS Ketenagakerjaan ditandatangani (29/5) lalu oleh Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan, Mulyoto dan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mampang, Puspitaningsih.

            Selain itu di waktu yang bersamaan, juga ditandatangani kerjasama kemitraan oleh Kepala BRSDM Zulficar Mochtar dengan Deputi Bidang Kelembagaan, KKUKM, Meliadi Sembiring dan Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha KKUKM, Yuana Sutyowati Barnas.

Melalui kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat peran kegiatan BRSDM sehingga dapat langsung memberikan manfaat ketika di lapangan, “Kerja sama ini dapat langsung direalisasikan sehingga manfaat dalam sinergi antara KKP, KKUKM dan BPJS Ketenagakerjaan ini dapat dirasakan secara langsung di lapangan. Kita sinergikan penyuluh di dua kementerian, kami solid untuk mendampingi masyarakat sehingga semua kegiatan implementatif dan optimal,” ujar Zulficar.

Deputi Bidang Kelembagaan KKUKM, Meliadi Sembiring menyebut, kemitraan ini akan berfokus pada peningkatan kelembagaan kelompok usaha kelautan dan perikanan menjadi koperasi, utamanya tertuju pada kelompok madya dan utama. “Kementerian KUKM juga akan memfasilitasi kelompok-kelompok tersebut dengan penyuluhan tentang koperasi serta membantu pengurusan akta dengan notaris. Kami mencanangkan pemberian 1000 akta pada tahun 2017, kelompok-kelompok yang telah terbentuk akan masuk dalam program pemberian akta tersebut sehingga final berbadan hukum koperasi”, paparnya.