KKP-BKPM Gelar ToT Layanan OSS RBA

Jakarta (Indoagribiz)— Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong tumbuhnya usaha kelautan dan perikanan dengan memberikan layanan prima terkait perizinan. Selain penguatan sistem layanan melalui teknologi informasi, kualitas sumber daya manusia KKP yang menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat juga ditingkatkan.

Lebih dari 600 pegawai KKP yang bertugas di kantor pusat dan unit pelaksana teknis (UPT) di daerah, mengikuti Bimbingan Teknis Training of Trainer (ToT) Aplikasi Online Single Submission – Risk Based Approach (OSS RBA) secara virtual pada Kamis 22 Juli 2022, lalu. Aplikasi tersebut dibangun oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) namun belum diluncurkan ke masyarakat.

“KKP terus melakukan inovasi supaya pelayanan ke masyarakat semakin optimal. Sistem terus kami update, termasuk kemampuan sumber daya manusia yang ada di KKP,” ujar Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (26/7).

Dalam bimbingan teknis tersebut,  diulas mengenai alur binis proses layanan perizinan, cara pendaftaran hak akses untuk pelaku usaha, dan pemrosesan perizinan yang tercantum dalam lampiran PP Nomor 5 Tahun 2021 melalui OSS.

Kemudian mengenai notifikasi pelaksanan perizinan di KKP melalui web form OSS; dan cara membimbing pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan dalam menggunakan aplikasi OSS RBA.

“Tujuan kegiatan ini supaya saat aplikasi sudah dimplemantasikan, petugas pelayanan izin di KKP telah mengerti dan dapat melayani pelaku usaha dengan baik,” kata Antam.

Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Budi Sulistiyo mengatakan,  kegiatan ini sekaligus menjadi ajang koreksi (feedback) dari sistem yang dibangun oleh BKPM. Koreksi menurutnya penting agar ketika diluncurkan, aplikasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mudah digunakan.

“Kami minta semua peserta untuk interaktif. Saling memberikan masukan itu penting sekali, supaya sistem OSS RBA di KKP sudah siap saat diluncurkan secara resmi,” kata Budi Sulistiyo.

Penerapaan sistem terpadu satu pintu (online single submission/OSS) pada KKP, telah dibangun aplikasi gateway OSS. Kemudian beberapa layanan yang ada telah terintegrasi dengan gateway sistem tersebut.

“Penilaian kinerja pelayanan terpadu satu pintu dan percepatan pelaksanaan berusaha juga sudah dilakukan. Hasilnya KKP mendapat nilai 100,” kata  Plt. Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) KKP, Yudi Priatno. (ind)

Sumber Foto. Dok: Biro Humas dan KLN