Kementan Lakukan Penyegaran, Dirjen PKH Dijabat Nasrullah
Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan penyegaran
organisasi pada pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama lingkup
Kementerian Pertanian. Dalam penyegaran ini, Direktur Jenderal
Peternakan dan Kesehatan Hewan yang sebelumnya ditempati Ketut
Diarmita digantikan oleh Dr. Ir Nasrullah.
Selain Nasrullah, Kementan juga mengangkat Drs. Zulkifli sebagai Pj
Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian, Muchlis sebagai Kepala Biro
Keuangan dan Perlengkapan, Akhmad Musyafak sebagai Pj Kepala Pusat
Data dan Sistem Informasi Pertanian serta Gunawan sebagai PJ
Sekretaris Direktorat Sarana dan Prasaran Pertanian.
Nama berikutnya yang juga ikut dilantik adalah Priatna Sasmita sebagai
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Muhammad
Taufik Ratule sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan
Hortikultura, Agus Susanto sebagai Pj Kepala Pusat Penelitian dan
Pengembangan Peternakan serta Maidaswar sebagai nama terakhir yang
menempati posisi Kepala Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi
Obat Hewan.
Dalam kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo
langsung meminta para pegawainya untuk bekerja lebih ekstra. Dia
berharap, dengan jabatan ini sektor pertanian mampu mencapai hasil
maksimal.
“Saya berpesan agar kalian mampu mengembangkan sumber daya yang kita
miliki dan menjalankan organisasi ini secara maksimal. Semoga
pengabdian saudara menjadi ladang amal, dan bermanfaat bagi masyarakat
Indonesia,” ujar Mentan, dikutip dari laman resmi Kementerian
Pertanian, Jumat (7/8).
Menurut Mentan, setiap jabatan tidak akan berarti apa-apa jika dalam
kenyataannya abdi negara tidak mampu memberikan kontribusi maksimalnya
terhadap kemajuan bangsa.
“Jabatan itu hanya datang dari Tuhan. Bahwa segalanya sudah jadi
takdir kalian. Tapi seorang pejabat bukan untuk berleha-leha. Ini
amanah dari Allah, dari Tuhan. Karena itu, jabatan adalah daki daki
yang melekat, bukan sesuatu yang luar biasa. Besok pasti habis. Justru
yang jadi soal adalah kita semua akan mengakhiri jabatan ini degan
kondisi apa? Saya minta pertanian kita jauh lebih hebat lagi,”
katanya.
Mentan berharap, produksi pertanian mampu melesat dalam posisi
maksimal, terutama dalam menyambut hadirnya triwulan III. Dia ingin
semua subsektor pertanian memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan
masyarakat Indonesia.
“Di triwulan II ini tanaman pangan keluar sebagai pemenang. Tapi saya
minta di kwartal III hortikultura dan yang lainnya harus
memperlihatkan energinya. Sekali lagi tolong pertajam arah kerjanya.
Kemudian ambil keputusan cepat dan jangan biarkan orang kelaparan,”
katanya.
“Saya minta kalian kerja dengan fokus dan disiplin. Kalian harus tau
langkah langkah kerja kongkritnya. Hebat itu kalau kalian fokus. Fokus
itu artinya kalian tidak main main. Tidak boleh korupsi dan harus
melayani,” tutupnya.
Sumber foto : laman resmi Kementerian Pertanian