Ketua Kadin Nilai Potensi Bisnis Perum Perindo Sangat Besar
Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Indonesia
Rosan Roeslani menilai potensi bisnis perikanan yang bisa digarap BUMN
Perum Perindo pada masa pandemi COVID-19 sangat besar.
“Di Perindo potensi bisnis dari hulu ke hilir dapat dikembangkan
secara maksimal mulai dari penangkapannya, cold storage,
pendistribusiannya, serta peningkatan kerja sama antar dunia usaha
untuk mengembangkan bisnis perikanan,” kata Rosan dalam keterangan
tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (18/8).
Menurut dia, Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman di Muara Baru
Jakarta, berpeluang sebagai lokasi destinasi wisata perikanan di DKI
Jakarta.
“Lokasi yang pas dan cocok secara infrastruktur untuk bisnis
perikanan, ditambah lagi di pelabuhan perikanan ini dilengkapi dengan
sarana pendukung perikanan yang terintegrasi mulai dari dock kapal,
cold storage, pabrik es, bahan bakar minyak (BBM) juga tersedia,
pelelangan ikan hingga pendistribusiannya di Pasar Ikan Modern Muara
Baru,“ ujar Rosan.
Ia pun meyakini di bawah komando jajaran direksi baru, Perum Perindo
dapat memanfaatkan momentum menjadikan sektor perikanan lebih besar
lagi serta menjadikan perikanan sebagai program utama pemerintah yang
berkelanjutan dan berkesinambungan.
“Indonesia memiliki kekayaan laut dan ikan, mestinya bisa menjadi
ujung tombak saat ini dan kedepannya, karena potensinya besar,” ujar
Rosan.
Dari sisi penyerapan tenaga kerja cukup banyak dengan melibatkan
banyak nelayan dan pekerja mulai dari pembongkaran ikan, processing
ikan sehingga pemanfaatan sumber daya mManusia menjadi faktor penting
di sektor perikanan.
Sementara itu Direktur Utama Perum Perindo Fatah Setiawan Topobroto
mengatakan bahwa Kadin berperan besar dalam dunia usaha termasuk
sektor perikanan.
“Ini merupakan langkah awal membangun komunikasi dengan Kadin dalam
mensinergikan dunia usaha perikanan, sehingga mampu berkolaborasi
secara holistik baik dengan instansi pemerintah maupun pihak swasta
dalam mengembangkan bisnis perikanan,” katanya.