Jakarta(Indoagribiz) – Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) minta pemerintah perhatikan aspek muatan dalam komoditas yang dikirim melalui tol laut.

“Pemerintah perlu memperhatikan aspek komoditas muatan angkutan laut untuk menunjang keseimbangan hilirisasi logistik yang efektif melalui laut,” kata Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) Moh Abdi Suhufan dalam rilis di Jakarta, Senin (28/5).

Apalagi, Abdi mengingatkan bahwa operasional tol laut telah menghabiskan anggaran subsidi negara hingga sebesar Rp335 miliar pada 2017 dan diperkirakan sekitar Rp447 miliar pada 2018. Untuk itu, ujar dia, program tersebut juga dinilai harus mampu mewujudkan konektivitas nasional yang efektif dan efisien.

“Kendala seperti muatan kapal balik dari wilayah Indonesia Timur dengan tingkat keterisian muatan kapal hanya 30-50 persen saja perlu diatasi dan dikurangi untuk mewujudkan implementasi program tol laut dan konektivitas ekonomi nasional,” papar dia.

Sejumlah daerah seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pangkalbalam, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, juga telah mengimbau masyarakat Pulau Bangka yang akan mengirim barang untuk menggunakan jasa angkutan kapal tol laut karena lebih murah dan terjangkau.”Saat ini kapal tol laut sedang sandar di Pelabuhan Belinyu dan cukup disayangkan jika masyarakat tidak memanfaatkan jasa kapal bertarif murah ini,” kata Kepala KSOP Pangkalbalam Izuar.

Ia mengatakan keberadaan kapal tol laut khusus mengangkut barang akan sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan layanan transportasi yang lebih baik, murah dan terjamin keamanannya. (DS)

  • Sumber foto : elshinta.com