IPB University Optimalkan ATP untuk Pemberdayaan Petani
Jakarta – Institut Pertanian Bogor (IPB) University terus
mengembangkan Taman Teknologi dan Agribisnis atau Agribusinnes and
Technology Park (ATP) untuk komersial dengan melibatkan para petani
sehingga memberdayakan mereka.
Direktur Bisnis IPB University Ahmad Yani dalam siaran pers yang
diterima di Jakarta, Senin (24/8), mengatakan ATP menghasilkan produk
sayuran organik.”ATP juga menghasilkan produk buah jambu kristal,
jambu mutiara, melon, sayur nonorganik, benih ikan lele dan bibit
tanaman,” kata dia.
Ahmad mengatakan ATP adalah salah satu unit bisnis yang dimiliki IPB
University. Unit bisnis tersebut bergerak di bidang pertanian dari
hulu sampai hilir dengan melibatkan petani di sekitar Kabupaten Bogor,
Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur sebagai mitra.
Dia mengatakan ATP IPB University memiliki fasilitas penunjang bisnis
seperti pembibitan, greenhouse, perkebunan dan area rumah pengemasan
produk.
Sebagai salah satu unit bisnis, dia mengatakan ATP memiliki berbagai
produk yang dihasilkan bersama petani mitra dengan produk unggulan
sayuran organik.”Sedikitnya ada 30 petani mitra yang dibina dan
bekerja sama dengan ATP. Melalui petani mitra inilah ATP University
menghasilkan berbagai produk sayuran organik yang berkualitas,” kata
dia.
Produk sayuran organik hasil dari petani mitra dipasarkan ke pasar
modern dan ritel di kawasan Jabodetabek.
Dia mengatakan ATP juga memiliki segmen perikanan mulai dari
pembenihan, pendederan, pembesaran hingga pengolahan.
ATP IPB University, kata dia, juga memproduksi berbagai bibit sayuran
untuk memenuhi kebutuhan bibit petani mitra. ATP juga menyediakan
bibit buah jambu kristal, jambu mutiara dan buah pepaya calina.
“Di samping berfokus pada lini bisnis, ATP IPB University juga
memberikan layanan kepada mahasiswa dan masyarakat seperti kegiatan
kunjungan praktikum lapangan, agroedutourism, pelatihan dan kegiatan
magang bagi mahasiswa,” katanya.