Forwatan Bersama Tiga Asosiasi Hilir Sawit Salurkan Bansos Kepada Dhuafa

Jakarta (Indoagribiz)– Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) bersama tiga asosiasi hilir kelapa sawit yaitu Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI), Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) dan Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN) memberikan bantuan kepada anak yatim piatu, lansia, dan penyandang disabilitas. Bantuan ini  sebagai bentuk kepedulian di tengah pandemi dan menjelang hari raya Idul Fitri.  

Bantuan sosial tersebut disalurkan melalui 4 yayasan. Diantaranya, Wisma Tuna Ganda (Pekayon), Yayasan Cahaya Hati Gemilang (Meruyung, Depok), Yayasan Amal Fisabilillah (Pondok Ranggon), dan Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3 (Cipayung). Bantuan yang diberikan berupa 250 paket sembako dalam bentuk uang tunai kepada yayasan tersebut.

Pemberian bantuan tersebut secara simbolis dilakukan di Wisma Tuna Ganda, Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Minggu (9/5), lalu.  Sebagai informasi, Wisma Tuna Ganda merawat 29 penyandang disabilitas. Sebagian besar mereka berasal dari keluarga kurang mampu dan adapula  dari limpahan dinas sosial.

Penyerahan bantuan dihadiri perwakilan asosiasi,  antara lain Paulus Tjakrawan (Ketua Harian APROBI), Irma Rachmania (Ketua Bidang Pemasaran dan Promosi Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia), Rahayu Dwi Mampuni (Sekretariat APROBI), dan Dinna (Sekretariat APOLIN). Hadir pula sejumlah pengurus dan  anggota Forum Wartawan Pertanian (Forwatan).

Irma Rachmania Ketua Bidang Pemasaran dan Promosi Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) mengatakan, kegiatan sosial ini perlu dijalankan setiap tahun karena memberikan dampak positif kepada masyarakat. Bantuan ini menunjukkan kontribusi industri sawit di sektor hilir kepada masyarakat.  Mengingat,  industri sawit seperti biodiesel punya peranan penting bagi negara dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

”Saya rasa kegiatan ini perlu dilakukan tiap tahun, karena selama dua tahun ini rutin dijalankan. Tadi saya juga dengar cerita Ibu Kristanti (red-Kepala Wisma Tuna Ganda) bahwa  banyak anak-anak ini perlu bantuan dan yayasan ini sifatnya mandiri,” ujar Irma, di Jakarta, Senin (10/5).

Menurut  Irma, pihaknya pada tahun depan akan list kembali sejumlah  panti asuhan untuk mendapatkan bantuan. Tak tertutup kemungkinan, cakupannya  akan diperluas lagi.

Dalam kesempatan yang sama, Kristanti, Kepala Wisma Tuna Ganda Palsigunung mengatakan, terdapat 29 anak rawat di Wisma Tuna Ganda yang menyandang disabilitas lebih dari satu. Penyandang disabilitas yang dirawat ada pula yang telah berusia dewasa,  namun tetap memiliki mental seperti anak-anak. Sebagian besar mereka yang dirawat sudah tidak memiliki keluarga. Kendati demikian,  pihak Wisma Tuna Ganda Palsigunung tetap merawat mereka sejak kecil sampai nanti tutup usia.

“Kami terus berkomitmen untuk mendampingi mereka. Di sini, ada 53 tenaga rawat yang akan mendampingi anak-anak selama satu hari penuh. Mereka bekerja terbagi dalam tiga shift yaitu pagi, siang, dan malam,” jelas Kristanti yang sudah 27 tahun menjadi pengelola panti.

Dalam kesempatan terpisah, Bernard Riedo Ketua Umum GIMNI mengatakan, dalam rangka bulan suci Ramadhan, penyaluran bantuan ini  dapat senantiasa membantu satu sama lain. Kegiatan  ini rutin dijalankan setiap tahun.

”Harapan kami, kerjasama yang berjalan baik ini antara GIMNI, APROBI, dan APOLIN bersama Forum Wartawan Pertanian dapat terus ditingkatkan ke depannya,” kata Bernard.

Dikatakan,  di saat kondisi pandemik covid-19 seperti saat ini, maka kegiatan harus dilakukan secara simbolik. Pastinya, aktivitas sosial  penyaluran bantuan bagi penyandang disabilitas, yatim piatu, dan lansia, kiranya dapat bermanfaat.

Rapolo Hutabarat, Ketua Umum APOLIN mengungkapkan,  bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H merupakan momentum yang sangat besar bagi umat Islam di Indonesia. Bulan dan Hari Raya ini sangat dinanti-nantikan oleh setiap lapisan masyarakat muslim karena memberikan suasana yang membahagiakan.

“Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga ini berbagi kebahagiaan yang menjadi menjadi bagian kehidupan masyarakat hingga sekarang. Budaya ini sangat baik sehingga perlu kita jaga bersama untuk saling berbagi. Atas dasar itulah, kami dari APOLIN, APROBI, GIMNI bersama Forum Wartawan Pertanian, turut berbagi momentum bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri  di tahun ini,” kata  Rapolo.

Yuwono Ibnu Nugroho, Ketua Forwatan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga asosiasi hilir sawit (APROBI, GIMNI, dan APOLIN) yang mempercayakan penyaluran bantuan tersebut melalui Forwatan. Bantuan ini menunjukkan industri sawit tidak saja berkontribusi bagi negara, melainkan memberikan perhatian bagus kepada masyarakat.

“Setelah penyerahan bantuan di Wisma Tuna Ganda ini, rekan-rekan Forwatan akan bergerak untuk menyalurkan bantuan di tiga yayasan lainnya. Melalui bantuan ini, harapan kami masyarakat tetap optimis dan imun tubuhnya tetap terjaga di kala pandemi. Apalagi, masyarakat muslim akan merayakan Idul Fitri di mana kami ingin berbagi kebahagiaan,” pungkas Yuwono. (ind)