Erick Thohir, Gemar Koleksi Tanaman Hias

Jakarta (Indoagribiz). Tanaman hias saat ini sedang naik daun. Sejumlah masyarakat yang kini lebih banyak tinggal di rumah, mulai menyukai tanaman hias untuk mengisi kegiatan dan mengusir penat. Di tengah kesibukannya, Menteri BUMN, Erick Thohir juga menggemari aneka tanaman hias.

Hal ini terlihat dari postingan Instagram Erick yang di post pada Sabtu, 6 Februari 2021. Bagi Erick, tanaman hias adalah penyegar mata, juga pikiran disela padatnya jadwal pekerjaan.

“Buat saya tanaman bukan hanya hiasan, tapi penyegar mata, pikiran disela kesibukan,” ujar Erick, di Jakarta, Selasa (9/2).

Erick mengaku baru menyadari adanya kegemaran baru yang dilakukan masyarakat selama pandemi covid 19. Kegemaran teraebut tak lain adalah merawat dan mempercantik ruangan dengan ragam tabaman hias.

“Ternyata belakangan ini, merawat dan mempercantik rumah dengan tanaman hias jadi salah satu kegiatan yang sedang populer ya. Makin vanyak penggemarnya, termasuk tim saya,” katanya.

Menurut Erick, hobi baru ini sebenarnya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk membuka peluang bisnis ekonomi kreatif. Apalagi tanaman hias memiliki prospek dan pasar yang luas nan menjanjikan.

“Hobi baru ini membuka peluang bisnis baru dan saya melihat banyak yang sukses. Berawal dari hobi, berujung jadi bisnis yang menjanjikan,” katanya.

Menurut Erick, tanaman hias bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memulai bisnis. Pebisnis pemula harus mampu beradaptasi dengan situasi yang ada. Termasuk berpikir kreatif, inovatif dan adaptif.

“Dan yang paling penting adalah kejujuran. Saya yakin bisnis ini akan berkembang,” ujarnya.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, tanaman hias merupakam salah satu bidang pertanian yang memiliki pasar tetap untuk negara Asia, Eropa bahkan Amerika. Apalagi, Indonesia memiliki keunggulan khusus karena letak poisisinya yang berada di area tropis.

“Kita akan mendorong anak-anak milenial untuk mengembangkan tanaman hias dengan menghadirkan tanaman bergaya tropis untuk di ekpor keluar negeri,” pungkasnya. (ind)