Menteri Koperasi Dukung Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal
Jakarta – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menteri
KUKM), Teten Masduki mendukung gerakan diversifikasi pangan lokal yang
digagas Kementerian Pertanian (Kementan). Menurut Teten, gerakan
tersebut memilki kekuatan ekonomi yang cukup besar karena melibatkan
seluruh lapisan masyarakat.
“Karena itu, saya sedang menyiapkan program penguatan warung sembako
yang akan menjadi rantai perdagangan distribusi pangan kita dengan
warung warung sembako tradisional,” ujar Teten usai bertemu Menteri
Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Ruang Kerjanya, dikutip dari
laman resmi Kementerian Pertanian, Rabu (29/7).
Secara teknis, Teten mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan segala
sesuatunya dari sisi hilir. Sedangkan perlengkapan dari sisi hulu akan
disiapkan oleh Kementerian Pertanian. Misalnya kata dia, KUKM
menyiapkan ribuan warung sembako di Jabodetabek yang siap memasarkan
produk pertanian.
“Jadi kita siapkan ribuan warung di Jabotabek yang terhubung lewat
aplikasi. Saya sudah lihat prakteknya termasuk inventory
managementnya. Artinya begitu ada kebutuhan sembako, maka secara
otomatis barangnya sudah ke input di data digital,” katanya.
Teten mengatakan, secara garis besar dua Kementerian ini akan saling
bekerja menjalankan semua visi Presiden Joko Widodo. Kerjasama
tersebut meliputi korporatisasi petani yang memiliki alur kerja
integrasi dari petani kecil hingga koprasi berskala besar.
“Kami akan mengkonsolidasi petani petani perorangan yanh menggarap
lahan lahan sempit, kemudian dikoperasikan dalam bentuk koperasi
berskala besar. Kami butuh bantuan Kementan karena beliau memiliki
banyak kelompok-kelompok tani,” katanya.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyambut baik
kerjasama antar dua Kementerian ini. Kata dia, sektor pertanian adalah
pilihan pasti karena merupakan kebutuhan sehari-hari. Disisi lain,
pertanian juga adalah kekuatan besar dari sebuah negara agraris.
“Inilah yang kami sikapi berdua antara Kementerian Pertanian dan
Kementerian Koperasi. Lebih khusus kami tentu akan mempersiapkan
aktivitas di hulu dalam meningkatkan produktivitas pertanian terutama
di subsektor holtikultura, tanaman pangan perkebunan dan peternakan,”
katanya.
Mentan berharap, dengan kerjasama ini harga sembako tetap dalam
kondisi satabil serta mampu memutus mata rantai yang terlalu besar.
“Sehingga tentu saja jangkauan jangkauan pasar dari komoditi ini bisa
lebih baik bisa lebih efektif. Tentu saja kita berharap mampu memutus
mata rantai yang terlalu besar sehingga harga dan stabilitas harga
komoditas pertanian bisa kita jamin lebih baik,” tutupnya.
Sumber foto : laman resmi Kementerian Pertanian