DPR apresiasi rencana pembangunan pabri gula oleh pemerntah

INDOAGRIBIZ–Anggota Komisi IV DPR RI Akmal Pasluddin mengapresiasi rencana pemerintah melalui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menyatakan bakal membangun pabrik gula besar di Indonesia. “Saya sangat berharap rencana ini bukan sekadar isapan jempol semata,” kata Akmal dalam rilis, pada Kamis (5/10).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengingatkan bahwa sebelumnya ada juga rencana pembangunan pabrik gula di Kabupaten Banyuwangi yang dimulai sejak Desember 2012 dan ditargetkan selesai Juni 2015. Namun menurut dia, hingga kini hasil produksi gulanya selalu angka nol.

Akmal mengingatkan pemerintah bahwa pembangunan pabrik gula dengan skala besar, biasanya memerlukan waktu dua periode pemerintahan. Indonesia, lanjut dia, sangat memerlukan pabrik gula dengan kapasitas produksi 8 ribu ton per hari. Dengan kapasitas tersebut apabila masa giling 150 hari per tahun, maka diperlukan tebu sebanyak 900 ribu ton hingga 1,2 juta ton, atau sebanding dengan luas tanam seluas 9.000 Ha hingga 10.000 Ha.

Oleh karena itu, Akmal meminta perencanaan ini harus matang, mulai dari infrastruktur pembangunan pabriknya, hingga lahan tebu sebagai penyuplai bahan baku dalam menghadapi masa giling. Ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan membangun pabrik gula yang baik diperkirakan bakal menghabiskan dana sekitar Rp1,5 triliun sehingga investasi yang ada juga harus memadai.

“Saya berharap ucapan Menteri Pertanian benar dan dapat merealisasikan pembangunan pabrik gula terbesar di Indonesia,” ujar Akmal.

Hal itu, lanjutnya, karena dinilai tidak mudah menjaga kesinambungan antara program pemerintah satu periode dengan periode selanjutnya. [MOH]

foto : detik finance