Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Lokal tingkat nasionaL,di Pontianak, Kalbar.

INDOAGRIBIZ–Dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia XXXVII, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian menggelar Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Lokal tingkat nasional, sebagai upaya mendukung penganekargaman konsumsi pangan. Lomba diikuti Tim Penggerak PKK dari 34 provinsi seluruh Indonesia di Makodam XII/ Tanjungpura, Kalimantan Barat.

Peserta lomba menampilkan sajian menu yang siap dihidangkan untuk satu hari yaitu sarapan dan makan malam. Untuk menu makan siang dilakukan live cooking pada saat perlombaan. Dalam menyusun menu, wajib menggunakan bahan pangan lokal sumber karbohidrat selain beras dan terigu maupun produk turunannya.

Saat mengunjungi peserta lomba, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian, Agung Hendriadi berpesan agar berbagai menu pangan lokal yang dilombakan harus diterapkan mulai dari rumah tangga dan masyarakat.

“Saya berharap Lomba Cipta Menu ini tidak sebatas kampanye dan jangan hanya dimaknai sebagai acara seremonial saja, namun sebagai salah satu upaya dimana ibu-ibu peserta menjadi duta konsumsi pangan B2SA bagi masyarakat di sekitarnya,” kata Agung, sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Pertanian, Kamis (19/10).

Sedangkan Kepala Pusat Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Tri Agustin Satriani, menjelaskan bahwa, upaya penganekaragaman konsumsi pangan yang dilakukan, tidak bermaksud mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan masyarakat menjadi lebih beragam, baik sumber karbohidrat, protein, dan vitamin serta mineral, yang menjadikan kualitas gizi masyarakat lebih baik.

Lomba Cipta Menu dimaksudkan untuk membangun inovasi dan melestarikan menu pangan lokal masyarakat yang ada di setiap daerah sebagai kearifan lokal. Untuk itu, kaum perempuan, khususnya ibu rumah tangga harus memahami bagaimana menyajikan menu pangan beragam, bergizi seimbang dan aman bagi keluarganya.

“Melalui lomba ini peserta diharapkan dapat mengembangkan kreasi resep menu beragam bergizi seimbang untuk diterapkan dalam menu keluarga sehari hari,” jelas Tri.

Upaya penganekaragaman pangan sangat didukung dengan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia yang melimpah. Indonesia memiliki kekayaan pangan, seperti sumber karbohidrat sebanyak 77 jenis, kacang-kacangan sebanyak 96 jenis, buah-buahan sebanyak 389 jenis dan sayuran sebanyak 228 jenis. Ini merupakan modal utama dalam menambah kekayaan bentuk dan gizi makanan.

Dalam lomba ini dihadirkan dewan juri yang kompeten yaitu Ahli Gizi IPB, Ketua Pokja III TP PKK Pusat, Redaktur Femina, PHRI dan Sisca Soewitomo. Hasil lomba akan diumumkan pada Kamis (18/10) dan hadiah pemenang akan diserahkan pada acara puncak pembukaan HPS, Jumat (19/10). [MOH]

Foto : laman resmi Kementan