Ratusan hektar gagal tanam terjadi di Karawang.

INDOAGRIBIZ–Sedkitnya dua ratus hektar tanaman padi di Kabupaten Karawang gagal tanam akibat serangan wereng batang coklat (WBC). Wilayah yang terkena WBC terjadi di Kecamatan Rawamerta, Rengadengklok dan Kutawaluya. Ditaksir sedikitnya Rp 3 milyar kerugian yang diderita petani akibat gagal tanam tersebut.

Sunarya, seorang petani asal Rawamerta mengungkapkan, WBC menyerang tanaman padi pada umur 1,5 bulan. Akibatnya tanaman padi itu mati layu sebelum berbunga. “Kalau diteruskan pun pasti nggak bakalan jadi padi, pasti gagal panen. Terpaksa kami cabuti dan traktor lagi, memulai dari awal lagi,” katanya kepada¬†indoagribiz.com, Minggu (10/12/17).

Namun Sunarya belum memastikan apakah akan memulai tanam ulang atau tidak. Pasalnya, gagal tanam ini untuk kali keduanya pada musim tanam tahun ini. Padahal untuk mencapai umur padi hingga 1,5 bulan itu, ia harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 15 juta per hektar.

Menurut Sunarya, meskipun kondisi petani dilanda kerugian besar belum ada perhatian dari pemerintah daerah, apalagi pemerintah pusat. Sunarya meminta pemerintah mau meringankan beban petani akibat serangan WBC dengan bantuan atau pinjaman bagi petani untuk bisa menanam kembali.

“Kami sudah kehabisan modal karena sudah dua kali tanam tapi gagal terus. Sekarang kami minta perhatian pemerintah bagaimana mengatasi masalah yang kami hadapi ini,” pinta Sunarya. (nss)