Legislator: Agrikultur Jadi Kekuatan Baru Perekonomian di Era COVID-19
Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad menilai agrikultur
menjadi kekuatan baru perekonomian di masa pandemi COVID-19 sehingga
perlu adanya pengembangan usaha agropreneur.
“Ada beberapa sektor usaha tidak bisa tumbuh di era pandemi seperti
real estate, jasa keuangan, pariwisata dan transportasi. Tapi ada juga
bisnis yang menjadi kekuatan baru yakni agrikultur,” ujar Kamrussamad
dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (6/8).
Menurut dia, kebutuhan pangan adalah kunci utama agar tidak ada
kelangkaan pangan di masa pandemi COVID-19.”Dengan demikian perlu
adanya perkembangan dalam usaha argopreneur,” kata legislator
tersebut.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo memberikan tugas secara khusus terkait
ketahanan pangan kepada tiga menteri yakni Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik
Negara (BUMN) Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa ia mendapatkan tugas
dari Presiden untuk mendukung program ketahanan pangan bersama dua
menteri lain dalam usaha untuk menciptakan kawasan lumbung pangan atau
food estate yang akan menjadi sentra baru ketahanan pangan nasional.
Senada dengan Basuki, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku telah
menyiapkan sejumlah rencana yang akan melibatkan seluruh instansi
terkait.
Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana taktis dan
strategis agar lahan pangan di Kalimantan Tengah bisa segera rampung.
Dalam kesempatan itu Erick menegaskan bahwa sejak awal pemerintah
berikhtiar agar bangsa ini memiliki kedaulatan pangan. Dengan sumber
daya alam yang dimiliki, Indonesia mesti mampu memenuhi ketersediaan
pangannya.