ACT Gandeng Peternak Lokal Siapkan Hewan Kurban Idul Adha
Indoagribiz – Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Global
Qurban menggandeng peternak lokal dalam menyiapkan hewan kurban untuk
Hari Raya Idul Adha 1441 hijriah.
“Global Qurban telah menyiapkan hewan kurban terbaiknya untuk
menyambut Idul Adha,” kata Executive Vice President ACT dan penanggung
jawab implementasi Global Qurban-ACT Insan Nurrohman melalui
keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (30/6).
Selain berbagi dengan penerima manfaat, pemberdayaan peternak dan
pelapak juga menjadi fokus Global Qurban pada tahun ini.
Kerja sama tersebut juga menjadi bukti konkret ACT untuk terus
membantu berbagai kalangan selama masa pandemi COVID-19 termasuk para
peternak lokal di Tanah Air.
Pemberdayaan para peternak lokal tersebut juga dinilai penting sebab
banyak masyarakat harus kehilangan mata pencahariannya akibat pandemi
COVID-19.”Ada manfaat ekonomi yang besar sekali yang dapat kita raih
dari ibadah ini,” ujar dia.
Dalam penerapannya, ACT melibatkan ratusan bahkan ribuan peternak
lokal yang juga berharap karena situasi COVID-19. Sebab, para peternak
sempat khawatir apakah hewan ternak mereka dapat dibeli orang yang
akan berkurban pada Idul Adha.
Oleh karena itu, lanjut dia, manfaat ekonomi dari kurban adalah
membuka lapangan pekerjaan bagi ribuan bahkan jutaan peternak di Tanah
Air.
Sementara itu, salah seorang pemilik peternakan di Tegal Waru,
Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Budi Susilo mengatakan semakin
dekat Hari Raya Idul Adha, maka akan semakin banyak pula persediaan
hewan kurban.
Peternakan milik Budi merupakan salah satu penyuplai hewan kurban
untuk Global Qurban-ACT. Sudah empat tahun terakhir ia bekerja sama
dengan ACT untuk menyediakan hewan ternak.”Di sini sebagian besar
kegiatannya ialah penggemukan dan sebagian kecilnya pengembangbiakan,”
kata dia.
Saat ini terdapat kandang yang diisi ratusan kambing dan domba.
Kemudian ada juga kandang khusus yang diisi 50 ekor sapi dengan
berbagai jenis.
Ia mengatakan targetnya akan menambah ratusan ekor lagi yang
didatangkan dari Bali dan Jawa Timur. Hewan-hewan tersebut merupakan
persiapan dari pihak peternakan untuk memenuhi kebutuhan kurban.
Perawatan terbaik, ujar dia, ialah dengan cara menjaga kebersihan
kandang serta pemberian pakan bergizi menjadi kunci utama dalam
merawat hewan.”Ini bertujuan agar para pekurban puas saat membeli dan
memberikan hewan dengan keadaan terbaik untuk ibadah,” ujarnya.